DKI Perluas Fasilitas Ramah Anak di Ruang Publik
DEKANNEWS, JAKARTA - PT LRT Jakarta menghadirkan sejumlah fasilitas ramah anak di area layanan transportasi sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memenuhi hak anak. Fasilitas tersebut meliputi ruang baca anak, ruang Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA), serya ruang laktasi yang dapat dimanfaatkan para penumpang.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Ujang Harmawan mengapresiasi langkah PT LRT Jakarta sebagai salah satu badan usaha milik daerah (BUMsD) yang berkolaborasi dalam menghadirkan fasilitas pendukung bagi anak dan perempuan di ruang publik.
"Apresiasi kepada PT LRT Jakarta sebagai mitra strategis, salah satu BUMD yang ada di DKI untuk berkolaborasi menunjukkan pemenuhan hak anak. Selain ruang baca untuk anak dan para penumpang LRT, ada yang namanya ruang SAPA untuk perempuan dan anak," kata Ujang di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut Ujang, kolaboradi antara pemerintah, BUMD, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan hak anak dapat terpenuhi secara menyeluruh, mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, perlindungan, hingga kesempatan untuk berpartisipasi.
Komitmem tersebut juga didukung melalui berbagai prigram Pemprov DKI Jakarta, di antaranya penyediaan 324 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di 44 kecamatan, program wajib belajar 13 tahun, kayanan daycare, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Program Pemutihan Ijazah, Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah, serta Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak yang beroperasi selama 24 jam.
"Program ini tentunya dapat memberikan ruang kesempatan bagi anak-anak Jakarta untuk dapat memenuhi hak-hak anak, yaitu hak hidup, hak tumbuh, hak berkembang, hak perlindungan, dan hak berpartisipasi," ujar Ujang.
Dia juga mengapresiasi seluruh perangkat daerah yang terlibat dalam penyelenggaraan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026. Menurut dia, pembangunan kota harus berjalan seiring dengan penyediaan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Kota yang maju adalah kota yang mampu memastikan setiap anak tumbuh sehat, aman, bahagia, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang," tandasnya. (Zat)
