JP Morgan Bantah Isu iPhone 18 Kurang Laku

iPhone 18


DEKANNEWS - Apple disebut masih mencatat permintaan yang kuat terhadap iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, meskipun muncul laporan mengenai pemangkasan pesanan komponen. Analis JP Morgan menilai penyesuaian produksi tersebut tidak otomatis menandakan penurunan minat konsumen terhadap lini ponsel terbaru Apple.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa (13/10/2026), laporan sebelumnya menyebut Apple mengurangi pesanan komponen untuk seri iPhone 18 Pro karena permintaan yang dianggap melemah. Namun, aanalis JP Morgan menilai langkah tersebut masih tergolong wajar dalam siklus produksi Apple setelah peluncuran produk besar.

Salah satu faktor yang dinilai memengaruhi kondisi pasar adalah strategi peluncuran iPhone dalam dua tahap. Apple telah memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada September 2026, sementara model iPhone 18 rehguler baru dijadwalkan meluncur pada awal 2027.

Penilaian JP Morgan sejalan dengan sejumlah laporan dari China yang menunjukkan bahwa permintaan iPhone 18 Pro lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro pada periode yang sana tahun sebelumnya. Kendati demikian, peningkatan permintaan tersebut dinilai belum terlalu signifikan.

Di sisi lain, sebagian konsumen diperkirakan menunda pembelian hingga iPhone 18 reguler tersedia. Model reguler biasanya menjadi salah satu varian paling populer di antara jajaran iPhone, sehingga penundaan peluncurannya berpotensi memengaruhi kinerja penjualan Apple.

JP Morgan memperkurakan belum tersedianya iPhone 18 reguler dapat menekan pendapatan Apple dari bisnis iPhone sekitar 2%. Meski demikian, sebagian konsumen yang ingin segera mengganti perangkat kemungkinan memilih iPhone 18 Pro sebagai alternatif.

Sementara itu, iPhone 17 Pro masih menunjukkan kinerja penjualan yang relatif kuat meskipun perangkat tersebut sudah tidak lagi tersedia melalui situs resmi Apple. Kondisi ini mengindikasikan bahwa minat terhadap generasi sebelumnya belum sepenuhnya hilang di tengah kehadiran model terbaru.

Selain mengandalkan lini iPhone konvensional, Apple juga bersiap memasuki pasar ponsel lipat melalui iPhone Duo. Perangkat yang disebut sebagai ponsel lipat pertama Apple tersebut dijadwalkan mulai tersedia pekan depan.

Analis JP Morgan memperkirakan iPhone Duo berpotensi menarik perhatian konsumen dengan penjualan sekitar 8,5 juta unit hingga akhir 2026. Angka tersebut menjadi menarik jika dibandingkan dengan estimasi pengiriman ponsel lipat global yang diperkirakan mencapai 20 juta hingga 27 juta unit sepanjang tahun ini. (Zat)