Petamburan Rusuh, Diduga Karena Markas FPI Diserang

Cuitan yang menjelaskan penyebab kerusuhan di Petamburan. (Foto: Twitter)

Jakarta, Dekannews- Kerusuhan yang pecah di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) pukul 04:00 WIB, diduga dipicu oleh adanya serangan dari arah kompleks Brimob di kawasan itu.

Hal ini diketahui berdasarkan cuitan sejumlah warganet dan akun resmi Front Pembela Islam, @Ormas_FPI.

"Markas FPI diserang dari kompleks Brimob. Mohon bantuan medis. Please. Yang tahu ambulan, mohon segera kirim ke Petamburan, Jakbar, di markas FPI (nggak tahu minta tolong siapa lagi, saya pun relawan dari luar Jakarta). Ya, Allah ... Berilah kami kekuatan," kata @areyousureforit.

Cuitan ini disertai sematan sebuah video yang diberi judul "Markaz FPI Diserang".

Dalam video itu terlihat ketegangan, dimana masyarakat yang sebagian besar anak muda, turun ke jalan untuk menghadapi polisi. Di antara mereka ada yang membawa bambu panjang. Terdengar suara tembakan berkali-kali.

"Situasi terkini, jam setengah tiga, penyerangan dari ... Kompleks Brimob .... Mengarah ke wilayah Petamburan tiga ... Petamburan diserang! Petamburan diserang!" terdengar narasi dan teriakan-teriakan dalam video itu.

Gambar masyarakat bentrok lalu berganti dengan gambar dimana seorang pemuda terluka. Mulutnya di bagian kanan bersimbah darah.

"Doakan kami. Kami diserang," kicau @Ormas_FPI.

"Saya curiga sedang dibuat skenario agar FPI bubar, yaitu dengan diserangnya markas FPI lalu gantian bakar-bakar markas Brimob. Saran saya, kosongkan markas FPI dan jangan jadi Posko.... Mereka sedang framing jahat FPI," kata salah seiramg pengurus Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi (Pepes), Lisa Amarta Tara, melalui @LisaAmantaTara.

Dari tayangan TVOne terlihat, saat kerusuhan terjadi, suasana Jalan KS Tubun sangat mencekam. Sejumlah kendaraan, baik mobil dan motor, dikabarkan dibakar, namun berapa jumlahnya, belum diketahui persis. Sebagian kendaraan yang dibakar berada di Kompleks Brimob, tak terlalu jauh dari markas FPI yang berada di Jalan Petamburan III.

Saat ini Jalan KS Tubun dijaga ketat aparat Brimob, sementara sedikitnya 10 orang dikabarkan ditangkap karena terlibat kerusuhan tersebut.

Kerusuhan ini terjadi bersamaan dengan aksi demonstrasi yang dilakukan massa Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Tak terlalu jauh dari KS Tubun.

Aksi ini berujung bentrok dengan polisi karena massa tak mau bubar meski telah malam.

Gas air mata dan peluru karet yang ditembakkan polisi, membuat sejumlah demonstran terluka. Di antara mereka ada yang dilarikan ke Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi di Jalan Raya Cut Meutia, Jakarta Pusat. (man)