Rocky Gerung, Rakyat Tak Butuh Anda untuk Berpikir Kritis soal Polemik Ijazah Gibran!
Wantimpres Rocky Gerung, jangan mengambil kesempatan untuk kembali menumpang pamor melalui langkah Prof. Denny Indrayana dan timnya terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai persoalan ijazah atau kesetaraan ijazah SLTA atau sederajat milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Oleh : Sugiyanto
Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara ( HASRAT)
Pernyataan Anda yang menyarankan agar Gibran mundur dari jabatan Wakil Presiden secara elegan seolah-olah menempatkan diri Anda sebagai pahlawan yang datang membawa solusi. Padahal, tanpa perlu Anda berbicara ini dan itu, persoalan tersebut tetap dapat bergulir dan dikawal oleh Prof. Denny Indrayana bersama timnya melalui jalur dan mekanisme hukum yang berlaku.
Kalau saya boleh mengatakan, Bung Rocky Gerung, jawablah terlebih dahulu kekecewaan publik atas keputusan Anda bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Publik tentu masih mengingat pernyataan Anda ketika bersama Feri Amsari, bahwa Anda akan menolak jika ada tawaran untuk mengabdi kepada pemerintah. Namun, kini Anda justru mengemban jabatan sebagai Wantimpres. Jangan justru tampil seolah-olah masyarakat membutuhkan arahan Anda untuk bersikap kritis terhadap persoalan ini.
Apakah Anda berpikir bahwa tanpa kehadiran dan komentar Anda, rakyat tidak lagi mampu berpikir kritis? Apakah masyarakat harus menunggu suara Anda terlebih dahulu untuk memahami persoalan publik dan mengawal proses pencarian kebenaran?
Sudahlah, Rocky Gerung! Urus dan jalankan dengan serius serta saksama tugas Anda sebagai Wantimpres. Jangan mencampuri langkah masyarakat yang sedang berupaya mengkritisi persoalan publik dan mencari kebenaran melalui jalur yang tersedia.
Masih banyak rakyat yang mampu berpikir kritis, bersikap konsisten, dan menjunjung tinggi integritas antara perkataan dan perbuatan. Sikap kritis bukanlah monopoli Anda, Rocky Gerung. Masyarakat memiliki hak sekaligus kemampuan untuk mengawasi persoalan publik tanpa harus menunggu petunjuk dari siapa pun.
Rakyat tidak membutuhkan Rocky Gerung yang kini berada di lingkungan Istana untuk kembali mengajari mereka cara berpikir kritis. Apalagi, Anda sendiri pernah melontarkan pernyataan keras yang menuai kontroversi. Karena itu, jangan sampai jabatan yang sekarang Anda emban justru menjadi alasan bagi Anda untuk merasa paling berhak mengarahkan suara kritis masyarakat.
Demikian, Bung Rocky Gerung! Jangan sampai publik menilai bahwa Anda sedang berusaha mengambil panggung di tengah persoalan yang sudah lebih dahulu berjalan. Biarkan masyarakat, Prof. Denny Indrayana, dan timnya mengawal persoalan ini sesuai dengan jalur dan mekanisme hukum yang berlaku.
