Saingi BYD, Dongfeng Hadirkan Teknologi Charger Mobil Listrik Berdaya 1,5 MW

Pesaing mobil Listrik BYD asal china Dongfeng

DEKANNEWS - Persaingan teknologi pengisian daya kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China semakin memanas. Produsen otomotif Dongfeng resmi memperkenalkan stasiun pengisian daya ultra-cepat berkapasitas 1,5 megawatt (MW), sebuah inovasi yang diklain mampu mengisi daya mobil listrik hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Teknologi terbaru tersebut diperkenalkan di Global Innovation Center, sebagaimana dikutip dari Arena EV, Minggu (2/8/2026). Charger anyar Dongfeng memiliki daya puncak hingga 1.500 kilowatt (kW), arus maksimum 1.500 amprere, serta tegangan mencapai 1.000 volt untuk mendukung proses pengisian berkecepatan tinggi.

Dongfeng juga membekali sistem ini dengan platform tegangan adaptif yang dapat menysasuaikan rentang 150 volt hingga 1.000 volt. Teknologi tersebut dirancang agar kompatibel dengan berbagai jenis kendaraan listrik, sekaligus diklaim memiliki efisiensi sistem hingga 96,7% sesuai standar efisiensi energi terbaru di China.

Kehadiran charger 1,5 MW menjadi langkah Dongfeng untuk bersaing dengan BYD yang lebih dulu meluncirkan jaringan pengisian daya ultra-cepat berkapasitas 1 MW. Sebelumnya, BYD menyebut teknologi Super e-Platform miliknya mampu menambah jarak tempuh kendaraan hingga 400 kilometer hanya dalam lima menit pengisian daya.

Melalui teknologi terbarunya, Dongfeng mengklaim mampu menawarkan kemampuan serupa dengan kapasitas daya yang lebih besar. Selain itu, perusahaan menyatakan stasiun pengisian daya tersebut tetap dapat digunakan oleh kendaraan listrik dari berbagai merek, tidak terbatas pada produk Dongfeng.

Persaingan inovasi tidak hanya melibatkan Diongfeng dan BYD. Hongqi mengumumkan baterai terbaru yang mampu mengisi daya dari 10% menjadi 70% dalam waktu 3 menit 41 detik, sedangkan produsen baterai CATL mengklaim baterai Shenxing generasi ketiga dapat terisi dari 10% hingga 80% dalam waktu kurang dari empat menit. Inovasi tersebut menunjukkan semakin ketatnya perlombaan teknologi pengisian daya kendaraan listrik di pasar China. (Zat)