Status Siaga, Badan Geologi Minta Warga Waspadai Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memgalami erupsi pada Jumat siang

DEKANNEWS - Nusa Tenggara Timur Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat siang. Imbauan tersebut disampaikan karena gunung api tersebut masih berstatus Level III atau Siaga.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi pada pukul 14.18 WITA.

"Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dengan tinggi kolom abu teramati srkitar 800 meter di atas puncak," kata Lana, dikutip dari ANTARA, Jumat, 7 Agustus.

Menurut Lana, kolom abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau bergerak ke arah barat hingga barat laut dari pusat erupsi.

Hasil pemantauan seismik menunjukkan erupsi tersebut terekam dengan amplitudo makdimum 29,6 milimeter, sementara durasi gempa letusan berlangsung selama dua menit 11 detik.

Hingga kini, Badan Geologi masih mempertahankan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki pada Level III (Siaga) berdasarkan hasil pemantauan aktivitas vulkanik.

Sejalan dengan kondisi tersebut, masyarakat maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi demi menghindari potensi bahaya.

Selain itu, warga yamg berada di wilayah terdampak hujan abu vulkanik diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.

Badan Geologi juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai, seperti di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, hingga Boru, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Peringatan tersebut menjadi bagian dari upaya mitigasi umntuk meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki, baik akibat erupsi maupun dampak lanjutan yang berpotensi terjadi.

Masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari otoritas terkait dan mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan guna menjaga keselamatan selama aktivitas vulkanik masih berlangsung. (Zat)