60 Murid Belajar Bergiliran, Pramono Targetkan Revitalisasi TKN Tambora 01 Mulai 2027

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

DEKANNEWS, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan revitalisasi Taman Kanak-kanak Negeri (TKN) Tambora 01 mulai dikerjakan pada awal 2027 setelah bangunan sekolah tersebut mengalami kerusakan selama beberapa tahun terakhir.

Hingga kini, puluhan murid masih harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di lokasi sementara karena bangunan sekolah asal belum memungkinkan untuk digunakan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan ruang belajar yang memadai menjadi perhatian pemerintah daerah.

Poramono menjelaskan, kegiatan belajar mengajar TKN Tambora 01 sebelumnya dipindahkan ke SMP Negeri 63 yang berada dalam satu kawasan pada April 2025. Pemindahan dilakukan agar kegiatan pendidikan tetap berjalan selama bangunan sekolah mengalami kerusakan.

Namun, keterbatasan ruang di SMP Negeri 63 membuat lokasi tersebut belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pembelajaran para murid. Kondisi itu mendorong pemindahan kembali kegiatan belajar ke lokasi lain yang dinilai lebih layak.

Pada April 2026, para murid kemudian menempati SMP Negeri 32. Sekolah tersebut dipilih karena lokasinya paling dekat dengan TKN Tambora 01 dan telah selesai direvitalisasi pada Desember 2025.

Meski kegiatan belajar mengajar harus berlangsung di tempat sementara, Pramono memastikan prioses pendidikan bagi para murid tetap berjalan secara kondusif. Pemerintah juga menyiapkan revitalisasi agar anak-anak dapat kembali belajar di sekolah asal dengan fasilitas yang lebih memadai.

"TK itu sementara ini menempati area di SMP 32. Dan di tahun ini TK tersebut sudah masuk dalam rencana untuk dilakukan revitalisasi," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026), dikutip dari laman Pemprov Jakarta.

Saat ini, sebanyak 60 murid TKN Tambora 01 mengikuti kegiatan belajar mengajar di aula lantai satu SMP Megeri 32. Ruangan tersebut menjadi tempat sementara bagi seluruh murid selama bangunan sekolah mereka belum dapat digunakan.

Aula yang tersedia memiliki kapasitas setara dua ruang kelas. Keterbatasan tersebut membuat pihak sekolah harus mengatur kegiatan pembelajaran secara bergiliran agar seluruh murid tetap memperoleh kesempatan belajar.

Pengaturan jadwal itu berdampak pada waktu maduk sebagian siswa. Bahkan, terdapat satu kelas yang baru dapat memulai kegiatan belajar mengajar pada pukul 10.00 WIB karena keterbatasan ruang yang tersedia.

Pramono mengatakan, rencana revitalisasi TKN Tambora 01 sebenarnya telah disiapkan sejak 2025. Persiapan tersebut mencakup penyusunan Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar teknis pembangunan kembali bangunan sekolah.

Penyusunan DED menjadi bagian penting dalam proses revitalisasi karena TKN Tambora 01 berstatus sebagai bangunan cagar budaya. Dengan demikian, perencanaan pembasngunan harus memperhatikan ketentuan pelestarian yang berlaku terhadap bangunan tersebut.

Pramono berharap proses revitalisasi dapat dimulai pada awal 2027 sehingga para murid tidak perlu terus menjalani pembelajaran di lokasi sementara. Pembangunan kembali diharapkan dapat menyediakan ruang belajar yang lebih layak dan mendukung kegiatam pendidikan secara optimal.

Ia juga telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk memberikan perhatian khusus terhadap rencana pembangunan kembali sekolah tersebut. Instruksi itu ditujukan agar persiapan teknis dan pelaksanaan revitalisasi dapat menjadi prioritas pemerintah daerah.

"Saya sudah meminta kepada Ibu Kepala Dinas untuk memprioritaskan TK ini, DED untuk tahun 2027 dikerjakan," tandasnya. (Zat)