Batal Tunjuk Pirlo, Italia Resmi Kembalikan Roberto Mancini sebagai Pelatih
DEKANNEWS - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi mengembalikan Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia setelah membatalkan rencana menunjuk Andrea Pirlo sebagai nahkoda Gli Azzurri.
Mancini menandai awal periode keduanya dengan kontrak berdurasi empat tahun dan target membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi.
Pelatih berusia 61 tahun itu datang dengan harapan besar. Selain membidik prestasi, Mancini ingin mengembalikan antusiasme suporter terhadap Gli Azzurri sekaligus membawa Italia kembali tampil di ajang Piala Dunia.
Mancini, yang terakhir menangani klub Al-Sadd, bertekad mengulang kesuksesan saat mengantar Italia menjuarai Euro 2020. Gelatr tersebut hingga kini masih menjadi pencapaian mayor terakhir Gli Azzurri di pentas internasional.
Sebelumnya, Mancini menangani Italia pada periode 2018 hingga 2023. Selama masa itu, Gli Azzurri mencatat rekor 37 pertandingan berunun tanpa kekalahan sebelum catatan tersebut akhirnya dilampaui Spanyol pada tahun ini.
Mancini juga menyadari keputusannya meninggalkan Italia pada 2023 untuk menerima tawaran melatih Arab Saudi sempat menuai kritik. Karena itu, ia berharap dapat kembali merebut kepercayaan publik melalui penampilan atraktif dan hasil positif bersama tim nasional.
"Saya akan berusaha membuat tim Italia tampil begitu indah dan bermain sangat baik sehingga para suporter kembali jatuh cinta kepada tim itu, dan mungkin memaafkan saya atas apa yang terjadi. Itulah harapan saya," ujarnya.
Menurut Mancini, Italia masih memiliki banyak pemain bertalenta yang layak mendapat kesempatan. Ia pun mendorong klub-klib di Serie A lebih berani memberi menit bermain kepada pemain muda agar proses regenerasi tim nasional berjalan optimal.
Selain menunjuk kembali Mancini, FIGC juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai direktur teknik yang akan mengawasi operasional teknis serta pengembangan sepak bola elite Timnas Italia. Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi pembangunan skuad Gli Azzurri ke depan.
Mancini akan memulai periode keduanya saat Italia menghadapi Belgia pada UEFA Nations League di Roma, 25 September, sebelum menjamu Turki di Bologna pada 5 Oktober.
"Itu akan menjadi pertandingan yang penting. Kami akan langsung mengetahui sejauh mana kekuatan kami dan area yang masih perlu diperbaiki. Bagaimanapun, grup itu akan sulit. Sulit bagi kami, tetapi juga akan sulit bagi tim-tim lainnya," ujar Mancini. (Zat)
