Hadapi Musim Hujan, Normalisasi 13 Sungai Jakarta Dikebut
DEKANNEWS JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai penanganan banjir di ibu kota tidak cukup hanya dilakukan di dalam wilayah Jakarta. Koordinasi dengan daerah sekitar, khususnya Jawa Barat, diperlukan karena sejumlah aliran sungai yang masuk ke Jakarta berasal dari wilayah tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI saat ini melakukan normalisasi terhadap 13 sungai untuk mengurangi risiko banjir. Sejumlah sungai yang menjadi titik normalisasi di antaranya Ciliwung, Krukut, dan Cipinang Lama.
"Di Jakarta sekarang ini ada 13 sungai yang kita lakukan normalisasi, mudah-mudahan ini segera bisa teratasi," kata Pramono usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kebencanaan 2026 di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Menurut Pramono, penanganan sungai di Jakarta melibatkan pembagian kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Pemprov DKI bertanggung jawab terhadap nornalisasi sungai yang berada di wilayah Jakarta, termasuk proses pembebasan lahan.
Sementara itu, pekerjaan yang berkaitan dengan penurapan atau pembangunan tanggul menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pembagian tugas tersebut diperlukan agar penanganan sungai dapat berjalan seduai kewenangan masing-masing pihak.
"Hal yang berkaitan dengan kalau perbatasan antarwilayah, itu sebenarnya yang menjadi tugasnya adalah pemerintah pusat," ujarnya.
Pramono mengatakan kehadiran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jaw Barat dalam Rakorda Kebencanaan 2026 menjadi bagian penting dari koordinasi penanganan bencana. Menurut dia, kerja sama lintas daerah dibutuhkan untuk mengantisipasi dampak aliran sungai yang berasal dari Jawa Barat menuju Jakarta. (Zat)
