Iran Ancam Sita Kapal Melintas Selat Hormuz jika Melanggar Aturan

Kapal-kapal pengangkut minyak melintas di Selat Hormuz

DEKANNEWS - Pemerintah Iran mengancam akan mengenakan sanksi kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz jika terbukti tidak sesuai aturan.

Iran menegaskan, kapal yang melanggar aturan dapat dikenai denda, ditahan, atau bahkan disita saat melakukan penyeberangan berikutnya.

Otoritas Selat Teluk Persia Iran menyampaikan ketentuan keras tersebut melalui pernyataan yang diunggah di platform media sosial X pada Minggu (23/8/2026) waktu setempat. 

Otoritas Selat Teluk Persia Iran meminta agar perusahaan penyewa kapal agar memeriksa daftar kapa yang diduga melakukan pelanggaran terlebih dahulu sebelum mengangkut kargo menuju atau dari kawasan Teluk mengutip Anadolu, Senin (24/8/2026). 

Iran juga menyatakan kapal yang tidak melanggar aturan juga dapat terkena sanksi atau masuk dalam daftar pelanggaran. Yaitu apabila kapal tersebut bekerja sama dengan kapal-kapal dalam daftar pelanggaran. Ketentuan tersebut mencakup kapal yang terlibat dalam transfer kargo antarkapal, transshipment, serta kegiatan serupa.

Kapal yang ingin dikeluarkan dari daftar tersebut harus mengajukan permintaan resmi dengan mencantumkan alasan penghapusan.

Peringatan Iran terkait penyitaan kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz tersebut muncul di tengah terhentinya perundingan dengan Amerika Serikat (AS) mengenai implementasi nota kesepahaman yang sebelumnya disepakati kedua negara.

Dengan posisinya yang menghubungkan kawasan Teluk dengan perairan internasional, setiap gangguan terhadap pelayaran di Selat Hormuz memengaruhi distribusi energi global. (Zat)