Kalapas dan 4 Pejabat Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Kamar Mewah
DEKANNEWS, JAKARTA - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi Lapas IIA Cibinong, Jawa Barat, setelah Ombudsman menemukan dugaan fasilitas mewah yang diperuntukkan bagi narapidana.
Inspektur Jenderal (Itjen) Kementerian Imipas Rudi Setiawan mengatakan, pemeriksaan dilakukan setelah pihaknya menonaktifkan lima pejabat struktural Laopas IIA Cibinong yang diduga bertanggung jawab atas temuan tersebut. Salah satunya ialah Kepala Lapas (Kalapas) Wisnu Hani Putranto.
“Kanmi menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga ya bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman,” kata Rudi dalam konferensi pers di Lapas IIA Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).
Lima pejabat yang dinonaktifkan tersebut terdiri atas Kalapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum yang membidangi barang-barang milik negara.
Rudi mengatakan, pemeriksaan tidak hanya diarahkan kepada para pejabat yamg dinonaktifkan, tetapi juga terhadap seluruh objek yang ditemukan dalam inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara utuh duduk perkara dan kondisi lapas sejak awal hingga temuan tersebut muncul saat sidak.
“Saya dan tim mengakomodir semua yang ditemukan oleh ORI, minuman keras, kemudian tempat yang diduga sebagai simulator ya, tempat fitnes, kemudian foto, barang-barang lain, kulkas, dan semuanya itu menjadikan objek buat kami untuk memeriksa,” tegasnya. (Zat)
