Houthi Klaim Serang Bandara King Khalid Riyadh dengan Rudal Balistik

Houthi Serang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh


DEKANNEWS - Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dilakukan oleh pasukan kelompok tersebut menggunakan rudal balistik. Ia menyebut serangan itu mengenai sasaran secara akurat dan berdampak terhadap aktivitas penerbangan di bandara.

“Pasukan bersenjata kami baru saja menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dengan rudal balistik. Serangan tersebut akurat dan menyebabkan gangguan pada lalu lintas penerbangan,” ujar Yahya Saree.

Serangan tersebut menambah ketegangan di kawasan ketika kondisi keamanan di Yaman kembali memburuk. Perang saudara yang kembali memanas sejak Juli lalu telah menyebabkan lebih dari 200.000 warga sipil terpakas meninggalkan tempat tinggal mereka, berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Di tengah situasi tersebut, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menyatakan yelah melakukan serangan balasan di kawasan pesisir Laut Merah. Langkah tersebut dilakukan ketika konflik antara pihak-pihak yang bertikai masih terus berlangsung.

Perkembangan terbaru ini menunjukkan dampak konflik Yaman yang tidak hanya dirasakan di dalam negeri, tetapi juga berpotensi memengaruhi kejamanan di kawasan Laut Merah dan sekitarnya. Situasi tersebut membuat ketegangan regional masih menjadi perhatian.

Sementara itu, kondisi kemanusiaan di Yaman terus menghadapi tekanan akibat konflik yang berlangsung. Gelombang pengungsian dalam jumlah besar menjkadi salah satu dampak utama dari kembali meningkatnya kekerasan sejak Juli lalu.

Dengan situasi di lapangan yang belum stabil, konflik Yaman masih berisiko memperburuk kondisi kemanusiaan sekaligus meningkatkan ketegangan di kawasan. Upaya meredakan eskalasi menjadi tantangan di tengah berlanjutnya bentrokan dan serangan di sejumlah wilayah. (Zat)